Judi Online Terus Menelan Korban




telah dimuat Radar Bogor hari Sabtu, 18 April 2026


Kasus tragis kembali mengguncang publik. Seorang pemuda berusia 23 tahun di Lahat, Sumatera Selatan, tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, bahkan dimutilasi. Ironisnya, tindakan keji ini dilakukan hanya karena pelaku mengalami depresi karena ketergantungan akut pada judi online. Fakta ini membuktikan bahwa daya rusak judi online sudah melampaui batas nalar dan menghancurkan ikatan paling sakral dalam keluarga.


Sungguh sangat memprihatinkan ketika candu judi online mengubah seorang anak menjadi pembunuh. Bahkan dengan cara yang sangat diluar logika. Hal ini menunjukkan bahwa perjudian bukan sekadar masalah keuangan, melainkan ancaman nyata bagi nyawa dan stabilitas sosial masyarakat. Jika dibiarkan, korban-korban berikutnya akan terus berjatuhan akibat ambisi kosong mengejar kemenangan semu di layar ponsel.


Akhir-akhir ini, rentetan kriminalitas mulai dari perampokan, pembunuhan, hingga mutilasi kian marak akibat jeratan judi online. Melihat fakta memilukan di Lahat, dan juga kota-kota lain di negeri ini, sudah seharusnya pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil tindakan luar biasa radikal untuk memberantas judi online hingga ke akarnya. Jangan sampai masa depan generasi bangsa dan keselamatan keluarga hancur hanya demi perputaran uang haram yang dibiarkan terus meluas.

Komentar

Postingan Populer