Ratapan Musim Gugur

 Les anglot long de violon de l’autumne

(Ratapan panjang biola musim gugur)

Paul Verlain

Ratapan Musim Gugur

Novi Kristiawati


Sebuah ratapan panjang 

yang merengkuh sendu

 dari sebuah biola

di tengah heningnya awal musim gugur

ketika satu demi satu dedaunan itu

menapak telak tubuh bumi

melayang ingatanku

pada bumi pertiwi dan saudara seiman di ujung negri

Pekikan biola menghunjam syahdu

Menghentak.. menyayat relung yang pilu

Menabur garam pada luka membiru

Menyaksikan segala durjana bertahta

Berlenggang berpadu membelalakkan mata

Dan hingga kini ku hanya bisa menganga

Luluh lantak segala asa 

Mengukir jelaga di relung jiwa

Kisah jelata memantik gelak tawa

Nyata rekayasa nyata tiada berbeda

Lakon – lakon wayang berebut mengatur semesta

Dan sang dalang sibuk menghisap keringat jelata

Ratapan panjang biola merasuk hingga sumsum jiwa

Diujung sana ditepi senja

Berjuta nyawa melayang tanpa jeda

Tank – tank berbaris, Rudal rudal meluncur

Jangankan rumah, gedung.. tubuh-tubuh pun hancur

Atas nama makhlluk bernama manusia

Mulut mengecam didepan sosial media

Bepesta pora didepan dalang bersama sesama boneka

Dan makhluk berhati emas berotak batu itu

Menutup mata dari jawaban segala duka mengharu

Palestina tak hanya butuh rupiahmu, 

tak juga makananmu atau hanya sekedar bajumu

Yang mereka butuh boneka – boneka itu sadar akan dirinya

Yang mereka butuh adalah Pandawa – pandawa Bersama liwa rayah di punggungnya 

Yang mereka butuh adalah kavaleri infanteri Para Panglima penjemput surga

Yang dikirim oleh para raja pengikut Sang Mustafa

Namun tak ayal lagi

Ratapan biola semakin memekik

Seiring bom – bom yang terus meringkik

Menjadi saksi raja raja telah menjajadi boneka wayang

Yang menurut hanya kepada para dalang

Agar mereka bisa masuk ke dalam gelapnya peti yang dibentang

Ratapan panjang biola musim gugur

Menyesakkan hati yang terus berdebur

Gemuruh menghentak dan hancur 

Bantul, 6-7 April 2023

Komentar

Postingan Populer